Minggu, 29 Juli 2012

Kepo ... What fo??


Ini re-post dari blog terdahuluku... 
Indonesia, tepatnya Jakarta kembali menciptakan kata ajaib bernama Kepo. Trending Term yang terdengar ke-Jepang-jepangan ini berhasil mengkudeta kata “Penasaran” di setiap ruang gaul. Saya tidak begitu peduli siapa inventornya, Kepo bagi saya adalah istilah penanda zaman.
Era Informasi seperti apa yang pernah diramalkan Alvin Toffler  dalam karya tulis masterpiecenya  Third Wave telah mengalami pembengkakan makna. Bila yang disebutkan Toffler adalah informasi yang berbasis IT, maka penemu terminologaul (terminologi gaul) “Kepo” ini berhasil merangkum sebuah fenomena sosial ke dalam sebuah istilah. Ini adalah suatu masa dimana data/informasi  tentang seseorang menjadi berarti dan tekhnologi ataupun media  memanjakan jiwa-jiwa penasaran yang tergabung dalam paguyuban Kepo, ok itu fiktif dan lebay tapi dalam setiap ruang rumpi, ruang nongkrong bahkan ruang sendiri saat browsing internet kita telah dirasuki Kepo.vbs. Goal utama kepo-isme ini adalah rasa penasaran yang terjawab  baik akan sebuah rahasia yang sifatnya hanya Tuhan yang tahu, seperti: “duh nih orang marah gak ya sama gw…gw lihat timeline twitternya kayaknya dia kesel deh sama gw” ataupun hal yang sifatnya “make sure” seperti: “tuh kan bener dia yang kemaren nelpon gw”. Media dan tekhnologi tekhnologi yang berkembang menjadi surga para kepo-ers, sebuah bagian peradaban dan budaya yang harusnya digunakan untuk hal-hal yang lebih tepat guna. Anda salah bila masih saja menganggap minat baca bangsa ini rendah Baca status facebook, baca timeline twitter, baca tweet, baca blog terdefinisikan menjadi membaca pikiran. Manusia-manusia penasaran ini gemar membaca pikiran seseorang, membuat opini opini yang tak berpihak pada fakta untuk kemudian dijadikan gosip.
Oke-oke saya stop disini aja deh pembahasan ini agar virus kepo tidak menjamah kesucian kognitif saya.
Selamat Pagi.
*anthem kepo: Nirvana-where did you sleep last night.
grafis logo keppo diatas oleh saya.hehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar